Pemprov Diminta Kaji Ulang Manfaat Pembangunan Rel Kereta Api

 Berita, Metro Palangkaraya

Railway Tracks near Yale, British Columbia, Canada, North America.

PROYEK pembangunan rel ke­­­reta api dari Puruk Cahu (Ka­bupaten Murung Raya) me­nuju Pulau Bang­­­kuang (Ka­bupaten Barito Selatan), dan Batanjung (Kabupaten Ka­puas) sudah hampir dimulai. Be­berapa tahapan sudah di­­lakukan. Dimulai pada 2 Agus­tus 2013 lalu, saat pemprov me­nyerahkan Request for Pro­posal (RFP) kepada calon pe­serta lelang.

Hasilnya, ada empat konsorsium yang positif menjadi peserta lelang.
Selepas itu atau empat bulan kemudian tepatnya pada 2 Desember mendatang, empat peserta lelang tersebut akan menyerahkan kembali RFP kepada Pemprov Kalteng un­tuk dievaluasi.
Dalam rentang waktu empat bulan itu, Pemprov Kal­teng sudah membuat peratur­an daerah (perda) yang mengatur masalah perkeretaapian. Sebelum di-perda-kan, harus dilakukan uji publik terha­dap rancangan peraturan dae­rah (raperda) selama tiga kali per­temuan secara perio­dik. Uji publik pertama sudah di­lakukan pada Rabu (11/9) lalu. Di tengah kesiapan uji publik tahap kedua, muncul sua­ra ragu dari anggota DPRD Pro­vin­si Kalteng terhadap renca­na mega proyek tersebut. Salah satunya datang dari Se­kretaris Komisi B DPRD Kal­teng, Kamaruddin Hadi.
Kamaruddin bahkan me­min­ta Pemprov Kalteng memikirkan dan meninjau kem­bali azas ke­manfaatan atau im­bal balik dari proyek rel KA, baik untuk daerah maupun masyarakat.
Kamaruddin beralasan, pe­ninjauan kembali perlu di­lakukan sebab kenyataan yang terjadi saat ini masih me­nunjukkan banyak inves­ta­si, baik perusahaan dalam ne­geri maupun asing, hanya me­ng­untungkan diri sendiri. Tidak banyak kompensasi yang masuk ke kas daerah maupun kepada masyarakat.
(sumber: borneonews.co.id/kalteng/palangkaraya/6868-pemprov-diminta-kaji-ulang-manfaat-pembangunan-rel-kereta-api)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply